[Q&A] Surat Rekomendasi Dari Dosen dan Atasan

Di posting saya tentang menuliskan surat rekomendasi, Yenni memberikan pertanyaan berikut:

Dear Bang Togap,
Kalo waktu kuliah dulu, dosen2 ga begitu dekat dengan saya gimana? Jadi bagaimana saya bisa mendapatkan surat rekomendasinya? Apakah setiap atasan bisa memberikan surat rekomendasi yg baik (dlm hal bentuk dan struktur kata)?

Yenni punya dua pertanyaan. Saya akan jawab satu per satu:

1. Tidak ada dosen yang dekat. Agak pelik juga permasalahan ini. :). Pertama tama, coba cek benar-benar. Apakah memang benar tidak ada dosen yang dekat? OK, kalau jawabannya ya, coba pikirkan lagi. Apakah dosen wali atau dosen pembimbing TA kamu mungkin untuk dimintai surat rekomendasi? Read the rest of this entry »

Recommendation Letter

Catatan: Berikut adalah sharing seorang anggota milis beasiswa tentang recommendation letter. Pengalaman saya sendiri menuliskan recommendation letter untuk seorang teman kerja juga pernah saya posting di blog ini. Klik di sini untuk membacanya.

afifif@ indosat.net.id:

Recommendation letter atau juga disebut referrence adalah surat yang menerangkan mengenai kondisi anda. Surat tersebut adalah bukti formal mengenai kemampuan anda baik dibidang akademik dan kompetensi anda untuk bidang tertentu. Dalam kasus anda yang akan melanjutkan pendidikan, surat tersebut adalah bukti formal atau bukti tertulis mengenai kondisi kemampuan akademik dan intelegensi anda untuk melanjutkan pendidikan di tempat lain. Read the rest of this entry »

Tips Menuliskan Surat Rekomendasi untuk Aplikasi Beasiswa

Baru-baru ini seorang teman datang menemui saya. Dia minta dibuatkan surat rekomendasi. Rupanya dia mau melamar salah satu program beasiswa yang cukup kompetitif. Dan tentunya, salah satu persyaratan yang disebutkan adalah surat rekomendasi dari tempat kuliah sebelumnya dan dari tempat kerja sekarang.

Dengan senang hati saya bersedia membantunya. Tapi berhubung saya rada sibuk, jadi saya minta dia membuatkan draftnya untuk saya. Nantinya saya yang tanda tangan. Lho, kok begitu? Kan surat rekomendasinya harusnya ditulis oleh pemberi rekomendasi? Kalau yang nulis yang melamar beasiswa, wah dia bisa nulis semaunya dong? Read the rest of this entry »