Anak Indonesia Umur 9 Tahun Kuliah Di Hong Kong!

Punya dua orang keponakan yang lucu dan pinter membuat saya suka berpikir kalau anak-anak sekarang makin pinter. Tapi berita yang baru saya baca baru-baru ini sungguh-sungguh hebat. Seorang anak berumur 9 tahun, yang nota bene punya nama belakang Boedihardjo, sedang memulai kuliahnya di Hong Kong’s Baptist University (HKBU).

March, nama si anak jenius ini, memang gemar membaca. Tapi, sama seperti anak-anak seumurnya, dia juga senang bermain games komputer. Cuma, seperti dikutip BBC News, dia kesulitan buat bertukar pikiran dengan teman-teman seusianya tentang masalah akademis. Cape deh! Mungkin begitu kata teman-temannya :). Read the rest of this entry »

Advertisements

Faktor Pendukung Keberhasilan Karir

Posting saya bertajuk “Adakah Korelasi Tingkat Pendidikan dengan Keberhasilan Karir” menuai banyak kritikan. Saya pikir bagus juga kritikan-kritikannya. Jadi saya bisa belajar menulis dengan lebih baik lagi. Terima kasih buat rekan-rekan yang sudah menyempatkan diri menulis komentar-komentar tersebut.

Saya jadinya terpicu untuk mencari informasi lebih banyak tentang faktor yang mendukung keberhasilan karir. Tentu saja, faktor pendidikan memang penting. Saya tidak menyangkal itu. Faktor pendidikan sering kali menjadi faktor penentu seseorang diterima bekerja di salah satu perusahaan. Contohnya, iklan-iklan di koran masih menuliskan bahwa salah satu persyaratan seseorang untuk diterima bekerja di perusahaan X adalah minimum pendidikan S1 di jurusan Y. Jadi sebagai persyaratan minimum, pendidikan memang harus ada. (Pengalaman karir saya selama ini di bidang industri, jadi saya tidak bisa berkomentar tentang karir di bidang akademis yang tentunya sangat berbeda).

Nah, bagaimana setelah bekerja? Apakah latar belakang pendidikan di salah satu universitas top misalnya masih menjadi faktor penentu keberhasilan karir Anda? Benarkah bahwa pendidikan S2 misalnya menolong Anda untuk dipromosi? Read the rest of this entry »

Adakah Korelasi Tingkat Pendidikan dengan Keberhasilan Karir?

Sebagai seorang education motivator dan pendiri milis beasiswa (jumlah member hanya 40 ribu orang lebih), saya selalu tertarik untuk membicarakan tentang pendidikan. Jadi waktu di salah satu milis ada pembicaraan tentang topik ini, saya jadi gatal rasanya untuk ikut menanggapi.

Kalau ditanyakan bagaimana proyeksi karir dengan pendidikan, jawaban saya: sekitar 20% saja. Lho kok sedikit sekali. Ya, karena pada kenyataannya, tingkat karir sering kali tidak berkorelasi linier dengan tingkat pendidikan. Seorang dengan pendidikan S2 atau S3 tidak selalu akan mendapatkan karir yang baik. Anda mungkin tahu orang-orang dengan tingkat pendidikan tinggi yang ternyata karirnya biasa-biasa saja. Saya tahu seseorang yang lulus dengan gelar Master dari salah satu universitas terkenal di dunia ternyata tidak pernah mendapatkan promosi. Bahkan, perusahaan melihat kinerjanya rendah dan sedang memikirkan cara yang terbaik untuk me-utilisasinya. Read the rest of this entry »