Mengalahkan Amerika!

Kelahiran anak pertama saya membuat dunia saya berubah. Lebih baik tentunya. Dan lebih berwarna warni. Cuma efeknya, blog ini akhirnya sempat terlupakan. Canggung rasanya untuk mulai menulis lagi. Tapi saya ingin sekali membagikan apa yang saya rasakan hari ini.

Pagi ini saya kedatangan tamu seorang teman yang baru kembali dari tugas penting di Amerika Serikat. Ini adalah perjalanannya pertama kali ke luar negeri. Sebagai orang-orang yang dianggap ahli dalam bidangnya, teman saya dan dua orang Indonesia lain mendapat amanat untuk memperbaiki sistem manajemen di salah satu unit perusahaan di negara bagian California.

Tugas tersebut berhasil mereka selesaikan dengan baik. Tim manajemen dari unit tempat mereka bertugas berterima kasih atas kehadiran mereka. Bukan hanya proses kerja unit tersebut menjadi lebih efisien, flying team dari Indonesia ini bahkan dianggap lebih baik daripada tim full bule yang ada di unit kerja tersebut. Hingga beberapa karyawan Amerika sengaja datang menemui teman saya dan timnya untuk berkonsultasi mencari cara yang lebih baik dalam mengerjakan pekerjaan mereka. Bangga sekali rasanya mendengar hal tersebut. Read the rest of this entry »

Anak Indonesia Umur 9 Tahun Kuliah Di Hong Kong!

Punya dua orang keponakan yang lucu dan pinter membuat saya suka berpikir kalau anak-anak sekarang makin pinter. Tapi berita yang baru saya baca baru-baru ini sungguh-sungguh hebat. Seorang anak berumur 9 tahun, yang nota bene punya nama belakang Boedihardjo, sedang memulai kuliahnya di Hong Kong’s Baptist University (HKBU).

March, nama si anak jenius ini, memang gemar membaca. Tapi, sama seperti anak-anak seumurnya, dia juga senang bermain games komputer. Cuma, seperti dikutip BBC News, dia kesulitan buat bertukar pikiran dengan teman-teman seusianya tentang masalah akademis. Cape deh! Mungkin begitu kata teman-temannya :). Read the rest of this entry »

Mari Beramai Ramai Bekerja di Jerman!

Kalau saya menulis judul yang provokatif seperti di atas, bukan maksud saya supaya kita semua meninggalkan negara tercinta Indonesia dan lalu beramai ramai pindah ke Jerman. Sayangnya, tidak semudah itu. Perlu saya informasikan dari awal bahwa peraturan imigrasi Jerman ternyata lebih susah dibandingkan dengan negara – negara Amerika Serikat, Kanada, atau bahkan Inggris!

Tapi ada kemungkinan peraturan imigrasi di negara industri ini akan diperlunak. Ada apa gerangan? Ternyata saat ini Jerman sedang kesulitan untuk mendapatkan pekerja terampil (skilled worker) di bidang teknik. Sebenarnya di negara Amerika Serikat pun hal ini sudah terjadi. Bahkan telah cukup lama Amerika Serikat membuka gerbang negaranya lebar-lebar untuk mendapatkan tenaga-tenaga asing dengan keterampilan teknik. Karena itu, kita ketahui banyak pekerja terampil dari negara India, Cina, dan tak kurang juga dari Indonesia mencari nafkah di negara itu. Saya sendiri mengenal seorang teman warga negara Indonesia yang menjadi konsultan di salah satu perusahaan konsultan energi ternama di AS. Penghasilannya tentu saja wow! buat kaca mata Indonesia. Read the rest of this entry »

Bill Gates pun Ingin Jadi Sarjana!

Dengan jumlah kekayaan sekitar $56 milyar, Bill Gates adalah orang terkaya di dunia sekaligus mahasiswa drop-out paling berhasil saat ini. Meskipun demikian,  Gates ternyata menyimpan keinginan untuk memperoleh gelar sarjana. Lebih dari tiga puluh tahun setelah meninggalkan Harvard untuk mengembangkan Microsoft, Bill Gates akhirnya memperoleh gelar sarjana.

Dalam commencement speech yang diberikannya di Harvard pada tanggal 7 Juni lalu, Gates berkata:

“I’ve been waiting for more than 30 years to say this: “Dad, I’d always told you I’d come back and get my degree.“”

Wah, seorang Bill Gates pun ternyata masih pengen jadi sarjana!