Mewawancara Kandidat Penerima Beasiswa

200428081-001.jpgBeberapa waktu lalu saya mendapat undangan untuk membantu proses wawancara beberapa kandidat untuk beasiswa tertentu. Jumlah kandidat yang akan diwawancarai tidak banyak, hanya tujuh orang. Mereka dipilih berdasarkan formulir aplikasi yang telah mereka kirim sebelumnya. Tentu saja, yang hadir untuk wawancara ini adalah orang-orang yang dianggap paling memiliki potensi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Dari ketujuh orang yang hadir, satu orang bekerja di sektor swasta. Satu orang bekerja sebagai volunteer di salah satu LSM. Sedangkan lima orang yang lain bekerja sebagai dosen. Apakah ini berarti bahwa dosen mempunyai kesempatan yang lebih tinggi untuk menerima beasiswa? Saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Saya yakin setiap kali ada kesempatan beasiswa yang dibuka, pemberi beasiswa akan menerima beberapa orang dari sektor swasta, pegawai negeri, LSM, maupun dosen. Saya tidak punya data jumlah surat lamaran yang masuk dari setiap kategori jadi saya tidak bisa menghitung persentase kemungkinan masuk per kategori.

Kembali ke masalah wawancara. Karena salah perhitungan, saya terlambat cukup lama ke tempat wawancara diadakan. Akibatnya, saya tidak sempat mewawancara dua orang kandidat yang pertama dan hanya bisa mewawancarai lima orang kandidat lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul tidak berbeda dengan pertanyaan di berbagai wawancara beasiswa yang pernah ditampilkan di blog ini. Secara umum, pertanyaan tersebut berhubungan dengan:

  • Latar belakang peserta (pendidikan sebelumnya, pengalaman kerja, kegiatan waktu studi, dan berbagai aktivitas ekstra kurikuler).
  • Studi yang ingin diambil dan apa yang ingin dicapai.
  • Kenapa memilih negara tertentu untuk melakukan studi tersebut.
  • Kegiatan yang dilakukan yang berhubungan dengan pengembangan komunitas.
  • Pengalaman beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Mudah ditebak, pertanyaan – pertanyaan ini tujuannya untuk melihat motivasi dari peserta, dampak positif dari studi yang akan dilakukannya, kepedulian sosial kandidat, serta kemampuan peserta untuk hidup dalam lingkungan yang baru. Hal yang terakhir ini penting mengingat kuliah di negara lain, dalam lingkungan budaya dan bahasa yang asing, bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menyelesaikan pendidikannya. Saya kenal seseorang yang, sayangnya, setelah mendapatkan beasiswa, tidak berhasil menyelesaikan studinya. Dan salah satu alasannya adalah ketidakmampuannya untuk beradapatasi. Jadi tentu saja hal tersebut penting.

Wawancara dilakukan oleh lima orang dengan komposisi dua orang Indonesia dan tiga orang dari negara pemberi beasiswa. Saya pikir hasil wawancara cukup objektif, karena para pewawancara memberikan hasil yang hampir sama. Penilaian pewawancara yang satu tidak begitu berbeda dengan yang lainnya.

Wawancara berlangsung sekitar setengah jam untuk semua peserta. Jadi waktunya cukup singkat, sehingga semua orang yang diwawancara diminta untuk memberikan jawaban yang singkat tapi padat untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Ini saya kira bisa memberikan satu tekanan mental tersendiri buat peserta yang tidak siap. Tapi untuk peserta yang lebih siap, semua pertanyaan ini sebenarnya tidaklah susah untuk dijawab.

Di akhir proses wawancara, kami sempat berdiskusi tentang wawancara yang baru dilakukan. Semuanya setuju bahwa penting sekali seorang kandidat beasiswa untuk benar-benar mengetahui apa yang ingin dikerjakannya dalam studi nanti. Jadi para peserta bukan hanya diharapkan tahu universitas mana yang cocok untuk studi yang ingin dilakukannya, tapi juga mata kuliah apa yang diharapkan dapat memberinya pengetahuan yang diperlukannya. Hal ini dianggap critical oleh para pewawancara karena ini membantu pewawancara untuk dapat melihat dampak dari studi yang diharapkan bagi komunitas di sekitar penerima beasiswa tersebut.

Selain itu, tentu saja bukti keterlibatan si kandidat dalam berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung mempunyai nilai yang tinggi. Bahkan, apabila komitmen yang diberikan si kandidat dalam hal yang berhubungan langsung dengan masyarakat itu sangat tinggi, ini bisa menjadi poin tambahan yang cukup baik.

Kemampuan komunikasi juga tentunya penting. Berikan jawaban langsung, jangan berbelit belit. Karena begitu Anda memberikan jawaban yang muter-muter, para pewawancara bisa menilai Anda tidak mengerti pertanyaan yang diberikan atau Anda tidak punya jawaban untuk pertanyaan tersebut. Jadi persiapkan diri Anda dengan baik.

Terakhir, biasakan pada waktu masuk ke ruangan wawancara, yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah berjabat tangan dengan semua pewawancara. Salah seorang kandidat, mungkin karena nervous, pada waktu masuk malah sibuk sendiri dengan dokumen-dokumennya. Padahal salah seorang pewawancara bule sudah menyodorkan tangannya. Malah bisa menambah nervous kalau yang begini terjadi.

Oh ya, satu hal yang penting diingat. Semua pewawancara yang hadir saat itu ingin Anda sukses. Sekali lagi saya bilang: mereka semua ingin Anda berhasil mendapatkan beasiswa tersebut. Karena itu, wawancara itu dilakukan dengan tujuan untuk menggali sedalam mungkin poin-poin yang telah disebutkan di atas. Para pewawancara tidak ingin membuat Anda nervous sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka atau salah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Justru sebaliknya, keberhasilan Andalah yang mereka inginkan. Pertanyaan – pertanyaan yang diajukan hanya untuk melihat kecocokan Anda untuk beasiswa tersebut dan bukan untuk menjatuhkan. Ingatlah ini selalu kalau suatu waktu Anda memasuki ruangan wawancara beasiswa.

OK, mungkin begitu dulu yang saya bisa bagikan dari pengalaman saya memberikan wawancara.
Seperti biasa, saya ingin mendapatkan komentar dari rekan-rekan semua. Silahkan tuliskan di kolom yang tersedia di bawah.

48 Responses to “Mewawancara Kandidat Penerima Beasiswa”

  1. Richard Says:

    Terima kasih untuk sharing pengalamannya.
    Untuk semua kandidat penerima besiswa khususnya yang terpanggil untuk interview tulisan bang Togap sangat bermanfaat sebagai bahan yang sangat berharga, dalam mengikuti seleksi interview beasiswa.
    Menurut saya yang terpenting adalah persiapan2 yang kita lakukan sebelum wawancara, dan juga banyak2 berdoa.
    ‘Do the Best and God will Do the Rest’

  2. Rozi Says:

    Thanks banget untuk advice nya ya…
    Tulisan di atas akan sangat membantu kita semua untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi interview nantinya. Jadi kita tau point2 apa yang harus disiapkan dan diutarakan dengan singkat dan padat pada saat interview. Selain itu, ya pastinya juga harus diiringi dengan do’a.

  3. cmarkus Says:

    Thanks bangt atas sharing nya bang, ini sangat berguna buat kita-kita untuk yang mau nyari’2 beasiswa and bisa jadi bahan persiapan jga…saya berharap teman2 lain yang punya pengalamn seperti ini juga mau untuk sharing karna saya rasa gak ada salahnya kita saling tukar pikiran…!!
    Thank’s

    ~markus

  4. Sri Atmaja Says:

    Satu tulisan yang sangat bermanfaat, sharing pengalaman yang baik. Artikel ini menuliskan bagaimana penilaian pewawancara terhadap point2 yang sangat significant untuk diulas/disampaikan oleh calon penerima beasiswa. Ini akan memberikan masukan yang cukup berarti bagi temen2 yang akan melalui tahap wawancara dalam aplikasi beasiswanya. Very Good article…

  5. Icha Says:

    Wah, format interview ini sounds similar dengan yang saya jalani minggu kemarin… tapi sepertinya untuk program yang berbeda. Tulisan ini belum di-posting sewaktu saya prepare, so I just go on and do the best I can in my very first scholarship interview. Setelah membaca tulisan ini saya jadi wondering chances untuk tembus (mohon doanya).
    Anyway, thanks untuk sharing nya bang Togap… Mudah2an kita bisa sharing lagi setelah opening Starbucks RP 2😉

  6. novri Says:

    Wah, mas Togap
    articlenya berguna banget buat yang mo ngadepin wawancara beasiswa…
    rupanya si pewawancara pengen kita sukses ngedapetin tu beasiswa ya??
    klo tau dari dulu aja, pasti nyari beasiswanya dari dulu…
    Pasti yang baca article ini bisa langsung confident ngadepin wawancara beasiswanya.
    thanks mas togap….

  7. dinautami Says:

    akhirnya di publish juga tulisannya..I wish you had wrote this articles earlier hehe..
    kemaren saya juga habis interview, pretty much the same..interviewernya sangat baik, bahkan saya ditanya dulu sebelum masuk ruangan wawancara “are you ready? are you relax?” dan karena saya memang gak relax yaa saya jawab aja “I am not relax” sambil cengar-cengir, trus dia bilang “well, relax..take a deep breath” baik bangett kann???
    walopun..tetep aja nervous, it was also my very first scholarship interview🙂
    sekarang tinggal berdoa nya saja..wish me luck

  8. evi Says:

    thanks bang, kami yang masih mau akan wawancara jadi tahy banyak

  9. evi Says:

    bang, thanks ya kita jadi tahu bagaimana nanti kalau mau wawancara itu, btw itu untuk kalangan tua2 githu, yang bwt anak sma mana bang???

  10. Togap Siagian [Q&A] Wawancara Harus Bahasa Inggris? « Says:

    […] Mewawancara Kandidat Penerima Beasiswa […]

  11. anike Says:

    wah.. makasi banget mas togap…
    walau beberapa isi artikelny dah sy baca sebelumny ,jujur saya jadi semangat dan termotivasi buat cari beasiswa…

    …..Semua pewawancara yang hadir saat itu ingin Anda sukses. Sekali lagi saya bilang: mereka semua ingin Anda berhasil mendapatkan beasiswa tersebut….

    semangat…semangat…
    thx ya…

  12. Inne Says:

    Thumbs up to you or even more🙂
    Thanks a lot for the “secret” of the interview.
    Supply more please..
    Thanks Bang Togap.

  13. ali Says:

    Matur suwun sanget alias thanks you so much temenan mas….

  14. Qonita Says:

    Sejak lulus S1 tahun 2001 saya sudah berburu bea siswa.Dari dalam dan luar negeri.Apa yang disampaikan Bang Togap nggak salah, tapi saya punya pengalaman yang kurang menyenangkan.Biasanya sebelum menuju ke wawancaraada tahap2 yang harus dijalani.Intinya, wawancara itu kan menuju final decision gitu.Nah, ketika dibilang keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, eh ada kawan yang dinyatakan nggak lulus, tiba2 saja dapat beasiswa tsb dan berangkat ke negara yang bersangkutan setelah ditelpon pihak pengelola beasiswa.Gimana tuh?But, anyway, sekarang saya sedang kuliah postgrad di negeri jiran sebagai RSG.Tak apalah.Banyak jalan menuju kuliah lagi…..

  15. Esther Says:

    wah artikelnya bagus bgt bgt ngett…. thx bgt…aku sih sbnrnya blm pernah wawancara, skrg jd taw n semangat…. thx!
    salam
    esther

  16. agus indradinata Says:

    selalu saja,……..artikel2 di milis beasiswa memberikan semangat yang menggebu2 bg kita2-penggila beasiswa.penghargaan dan rasa terima kasih saya yg setinggi2nya, saya persembahkn pd om Togap cs,

  17. deni_belen Says:

    terimakasih untuk informasinya dan jika tak keberatan jika ada informasi lainnya yang berkaitan dengan ini bisa disharingkan dengan kami disini.

  18. NAFIS Says:

    thx banget lo bang togap kasih tips2-nya….apa yang bang togap sharing diatas tdk jauh beda dgn pengalaman saya menjadi interviewer untuk program beasiswa AFS(American Field Service),4 thn saya bergabung di AFS indonesia menyeleksi pelajar2 SMA sederajad untk menerima beasiswa.dan point2 testnya memang seperti itu. semoga saya bisa mendapatkan kesempatan ini,mohon doanya semoga saya bruntung.

  19. zouiva Says:

    bung togap saya mo tanya bout pertanyaan mengenai jurusan yang kita pilih. biasanya yang ditanyakan apa saja

  20. syahid syaefudin Says:

    Thanks ya atas sarannya..tahun depan saya ingin sekali mengikuti tes beasiswa. saya sudah mempersiapkan berbagai hal terutama mengenai bahasa inggris..tetapi memang saya masih belum terbiasa dengan sistem wawancara formil semacam ini, sehingga kemungkinan untuk nervous sangat besar sekali, kalau boleh saya minta tips mendukung lainnya dari abang..thanks yaa..

  21. Ni Putu Nena Pradipta Says:

    Thx atas sarannya bang togap,,besok saya wawancara beasiswa,,,mohon doanya,,,semoga lancar,,,

  22. Maya Says:

    tadi saya hanya iseng saja mengetik info tentang beasiswa .. trus ketemu nih situs …keren banget infonya. btw, kayaknya postingan ini sa tahu deh …kalo saya boleh menebak bang Togap ini yang jadi salah satu interviewer di seleksi interview program beasiswa Fulbright- Freeport kan? Saya sempat mendengar dari dua teman saya kalo caranya bang Togap mewawancara mereka cukup keren, sampe ada acara pujian segala di kantor he.he.he. sukses bang dengan situs dan blognya ya .. GBU

  23. Intan NY Says:

    Salam hangat-

    Setelah membacanya… jadi semangat lagi….
    Wah.. bang togap memang keren!!
    Terima kasih banyak atas infonya.

  24. maharani Says:

    Wah 2 thumbs up 4 bang togap setogap-togapnya, hheheehe… gue salut abis ma bang togap yg banyak kasi bimbingan bagi kite2 ini yg lg keep fighting nyari beasiswa ke LN… thanks berat atas semua arahannya ya bang…

  25. Arry Says:

    Setuju banget dengan pernyataan bahwa saat interview harus tenang. Pada saat interview yang menghasilkan beasiswa buat saya, hal pertama yang saya lakukan ketika masuk ruangan adalah tersenyum dan terlebih dulu menyapa interviewer. Karena kebetulan saat itu saya sedang flu, saya minta maaf kalau misalnya nanti pas wawancara terselingi bersin atau batuk atau ada kata2 yang kurang jelas. Mereka justru menanyakan kondisi saya sebelum memulai wawancara yang akhirnya malah jadi ice breaking dan bikin saya lebih relax walaupun tetep gak ngurangi deg2annya hehehe. But the point is, be calm, cool, and confidence. Speak clearly even if a bit slow, do eyes contact, and take time to think before answering a question (but not too long). Dream will come true if you have courage to pursue it. Good luck and happy scholarship hunting!!!

  26. Noora Says:

    Nice to visit your blog..
    Ini baru angin segar bang……
    terutama buat kita yang sedang kegerahan berjuang dapetin beasiswa….
    Thank’s a lot
    Have a nice day!

  27. dinda Says:

    yang dapet beasiswa kebanyakan orang2 yang sudah bekerja atau kuliah ya?
    kalo’ baru lulus SMA gimana?
    kemungkinannya kecil ya?
    mohon dijwb*trima kasii

  28. junee Says:

    Wah bagus banget artikelnya bang togap, bikin tambah pede dan bersemangat berburu beasiswa…

  29. Nug Says:

    Makasih tipsnya, karena besok diriku ada interview beasiswa. Sangat bermanfaat dan wish me luck ya…

  30. Makmur Says:

    wow… keren banget penjelasannya..

    two thumbs up..
    humble banget cara bertutur katanya dalam menjelaskan. mudah mudahan anda di beri kesuksesan. thanks. semoga info anda bermanfaat untuk kami yang sedang mencari beasiswa. yang pasti, anda telah meringankan beban kami dalam menhgadapi wawancara.

    thanks
    makmur salpator perangin-angin

  31. aLi Sihotang Says:

    Bang Togap, saya mau interview nih besok untuk beasiswa S2 di Eropa. tips-tips di website ini sangat membantu saya.

    Thanks a lot

  32. Saor Silitonga Says:

    Horas Appara…
    Saya PNS golongan III, bekerja di salah satu Departemen, sekarang bertugas di Sulawasi Selatan. Trims untuk tipsmu. Sekarang saya sedang menyiapkan untuk ADS. Kalo berkenan, ingin berkenalan secara pribadi dengan Togap. Doakan saya berhasil ya…, send me ur email, please…

  33. nita Says:

    asalamualaikum..
    bang togap n rekan2..saya bru saja membca bbrpa tips untk wawancra beasiswa,
    tips tersebut sgt mmbntu saya untk mmpersiapkan wawancra bsk,saya lulusan sma n msh sngt awam,
    saya ingn brtny,apabila pewawancra menanyakan kelemahan kita,apkah kita sebaiknya menjwb jujur,atau sdikit menutupi,kn itu kelemahan yg mgkn malah akan mghmbt kbrhslan kita mndpt beasiswa,
    trmksh.

  34. nita Says:

    asalamualaikum..
    bang togap n rekan2..saya bru saja membca bbrpa tips untk wawancra beasiswa,
    tips tersebut sgt mmbntu saya untk mmpersiapkan wawancra bsk,saya lulusan sma n msh sngt awam,
    saya ingn brtny,apabila pewawancra menanyakan kelemahan kita,apkah kita sebaiknya menjwb jujur,atau sdikit menutupi,kn itu kelemahan yg mgkn malah akan mghmbt kbrhslan kita mndpt beasiswa,
    trmksh..

  35. kazumi Says:

    bang, gimana caranya agar formulir profile kita terpilih?
    apa saja yng perlu kita cantumkan saat meng-apply formulir tersebut?

  36. aga Says:

    bagaimana mengenai kisi2 tes&wawancara bagi calon penerima beasiswa S-1 UTP MALAYSIA 2008
    (alhamdulilah nanti tgl 16 oct 08 sy di panggil utk hal tsb di jkt dan pesertanya 13org)
    mohon bantuannya sent informasinya ke e-mail sy,agar sy bisa mantap utk menghadapi nya,coz iys my first interview for geting schollarship
    makasih
    aga165@hotmail.com

  37. vinisna Says:

    duh…

    saya dalam waktu dekat akan ada wawancara untuk master Degree ke UK. sebenarnya benar2 degdegan, karena ini yang pertama. sebelumnya karena keterbatasan info, jadi tidak melamar2…plus saya tidak terlalu baik di conversation. gleks!

    infonya sangat berguna kak…terima kasih.
    Arigatou gozaimasu

  38. iman Says:

    terima kasih buat infonya

    Iman

  39. Hendra Says:

    Alhamdulillah…
    Terima kasih atas sharing informasinya
    Ini sangat membantu bagi kita semua dalam menghadapi wawancara…ketakutan dan kegelisahan yang selama ini dirasakan terasa berkurang setelah membaca point2 yang dijelaskan…..

    Hendra

  40. Sari Says:

    Makasih.. Aku lagi siap2 di wawancarai dlm waktu dekat ini.. Mohon doanya ya om🙂

  41. umar Says:

    Kalau kita diberi kesempatan wawancara ulang(2nd chance), biasanya kenapa ya?? trus Tips apa nih yg bia diaplikasikan..

  42. Amelia Says:

    Bang,
    Kegiatan yang dilakukan yang berhubungan dengan pengembangan komunitas –> ini contohnya seperti apa kongkritnya?

  43. tety Says:

    thanks to share about ADS, it make me spirit and motivate to do it the best, and now im know the strategy from your information?your information very important…thank you so much Mr.Togap

  44. Mewawancara Lagi.. « Scholarship and Career Tips Says:

    […] saya kembali dapat kesempatan untuk mewawancara beberapa kandidat penerima beasiswa. Berbeda dengan wawancara sebelumnya, kali ini program beasiswa yang diberikan sifatnya non-degree. Artinya penerima beasiswa itu tidak […]

  45. Mewawancara Lagi.. | Beasiswa Says:

    […] saya kembali dapat kesempatan untuk mewawancara beberapa kandidat penerima beasiswa. Berbeda dengan wawancara sebelumnya, kali ini program beasiswa yang diberikan sifatnya non-degree. Artinya penerima beasiswa itu tidak […]

  46. media sharing Says:

    Bermanfaat bgt…thx.

  47. ajie Says:

    big thanks…bro
    nice post

  48. agung Says:

    makasih Bang Togap..
    dulu sebelum saya interview, posting ini yang jadi main reference dan penyemangat buat saya dan temen2 yang laen saat itu.

    sekarang, posting ini masih dan akan terus saya share dengan temen2 laen yang sedang bersiap menghadapi interview.

    sukses buat teman2 yang lain,
    you are one more step away to be awarded that scholarship, never give up and give it your best shot!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: