Kiat – Kiat Mengejar Beasiswa

Kiat mendapatkan beasiswa di bawah dituliskan oleh Anggiet Ariefianto di milis beasiswa. Tips ini tentu saja didasarkan pada pengalaman pribadi penulisnya dalam mengejar beasiswa. Ternyata, mengejar beasiswa nggak sesulit yang dibayangkan kok!

Dear all,
Saya ingin menyambung masukan dari Togap dan Susi soal mencari beasiswa. Kebetulan saya kenal Susi karena kita berdua terpilih untuk beasiswa IATSS forum di Jepang tapi saya mengundurkan diri karena mendapat beasiswa NOHA ke Belanda dan Irlandia. Ada beberapa hal yang menurut saya harus diperhatikan dalam mencari beasiswa.

1. Cari info sebanyak-banyaknya
Karena rotasi beasiswa itu hanya setahun sekali, setiap beasiswa harus dipersiapkan dengan matang. Baca detail persyaratannya apakah kita memenuhi syarat, pikirkan cocok tidak dengan latar belakang pendidikan dan bidang yang kita tuju karena banyak beasiswa spesifik, harus ambil bidang tertentu.

Minta petunjuk orang yang pernah mendapat beasiswa itu. Saya banyak terbantu waktu mendaftar Ausaid, yang merupakan beasiswa internasional yang saya terima pertama kali, karena kebetulan kedua kakak saya pernah dapat, jadi banyak dapat ‘bocoran’ mengenai cara mengisi form, menjalin hubungan dengan uni, IELTS, pertanyaan saat wawancara dst. selidiki kebiasaan dan budaya pemberi beasiswa.

Pengalaman saya sebagai mentor di milis ini, saya banyak mengoreksi letter of intent. Dalam budaya Indonesia kita terbiasa menulis surat yang muter2 kemana-mana baru terakhir bicara maunya apa, sedangkan dibarat biasanya mereka mau surat yang terstruktur, singkat dan padat.

2. Lengkapi dokumen dan bermodal
Banyak beasiswa membutuhkan modal yang lumayan. NEC misalnya mengharuskan kita resmi mendapatkan acceptance letter dari uni yang dituju sebelum mendaftar. Kebanyakan meminta international TOEFL atau IELTS, banyak uni di Amerika tidak menerima IELTS dst yang total bisa menghabiskan jutaan.

Prinsip saya, dokumen2 itu seperti kail, kalau mau dapat ikan besar mesti
pakai kail besar yang harganya mahal, jadi ya mesti siap rugi dulu. Untuk
memperkecil ‘kerugian’, biasanya saya mendaftar beasiswa dalam jumlah
banyak. Banyak beasiswa juga parsial atau terkadang berkendala. Ketika saya ambil beasiswa NOHA, beasiswa itu baru turun pada bulan ketiga saya di Eropa, jadi 3 bulan pertama saya sukses menguras tabungan plus bayar tiket

3. Percaya diri dan tidak frustrasi
Saya berprinsip, kalau saya tidak pernah mencoba saya tidak akan pernah tau saya bisa atau tidak, jadi setiap ada kesempatan dan peluang, saya coba, terkadang hanya untuk menguji saya bisa atau tidak. Beberapa beasiswa yang saya terima (terutama dua yang terakhir dari Ford dan EU), saya sama sekali tidak mengira saya akan dapat. Kalau gagal juga jangan frustrasi, harus coba lagi tahun berikutnya dan pelajari kegagalan tahun kemarin.

Saya dulu juga pertama kali daftar Ausaid tidak berhasil. Strategi saya untuk mengurangi tingkat frustrasi ditolak beasiswa itu adalah dengan mendaftar beberapa beasiswa sekaligus, jadi kalau satu tidak dapat, masih berpegang pada yang lain. Rasa percaya diri ini akan sangat dinilai waktu wawancara, karena biasanya wawancara itu untuk melihat kesiapan calon mahasiswa. Sejauh mana dia tau apa yang akan dia pelajari dan hadapi di negeri orang, visi dan misi dia ke depan, bagaimana dia akan mengimplementasi hasil studinya dst.

4. Aktif, kreatif dan inisiatif
Mencari beasiswa mesti banyak meluangkan waktu untuk browsing di internet, cari info dst, mencari tau prosedur, deadline dst. Persiapkan yang matang dan terjadwal, kapan mesti minta surat rekomendasi dan minta kepada siapa, kapan harus memasukkan dokumen dst. Mesti siap-siap menghadapi kendala, misalnya kalau atasan tidak mengijinkan, bagaimana mengantisipasinya dst.

20 Responses to “Kiat – Kiat Mengejar Beasiswa”

  1. Dewi Says:

    ada bisa tolong saya info beasiswa S3, mengingat saya bekerja di co swasta?
    terimakasih

  2. Nganjur Ginting Says:

    Caranyanya untuk bisa dapat biasiswa untuk S2 ya

  3. Nganjur Ginting Says:

    Bagaimana caranya dapat biasiswa untuk S2 ya?

  4. suparno Says:

    Salam kenal lae Agian.
    Begitulah anak muda seharusnya kerja keras pantang menyerah. Ini sottoh yang bagus buat adik-adik yang masih ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Aku juga kalau belum beranak banyak mau juga kuliah lagi. Tapi sudah banyak pecahan botol (anak) di rumah.
    Sekali lagi selamat, contoh baik untuk anak muda.

    Salam, horas

    Suparno/mandor ketel dari medan

  5. nandan Says:

    Lam Kenal mba’
    aku baru baca artikel mba’. boleh tau gak program beasiswa di luar negeri, di mana aza kira – kira saya harus buka web site apa ya.

    Best Regards
    Nandan Kusumah

  6. chandra Says:

    siapa cepat ia dapat, siapa lambat ya jangan tanya !

  7. milisbeasiswa Says:

    Nandan, kalau mau membaca informasi beasiswa di luar negeri, kunjungi saja milisbeasiswa.com.

  8. pesta fidelis Says:

    cara dapat beasiswa S2 gimana ya. saya baru lulus dari fakultas filsafat UGM dan ingin melanjut S2 Hukum di UGM juga

  9. IMHOEQ Says:

    Bagaimana caranya mendapatkan beasiswa untuk skripsi ? Thank’s.

  10. dewi Says:

    hi…
    saya ingin sekali mendapat informasi beasiswa ke china atau korea. Ada ga beasiswa belajar bahasa, jadi bukan ambil s2. misalnya beasiswa belajar bahasa china atau korea, kalo bisa ama websitenya apa.
    thx banget ya.
    xie2

  11. dewi Says:

    hi..
    saya ingin tanya, ada ga beasiswa belajar bahasa china atau korea??
    thx u

  12. annika Says:

    wei…!
    lam knal mba’
    mba’ kbtulan sy sdg blajar b.China dn sdh smt 5, aku pgen skali bsa dpt beasiswa S1 ke china, kalo mba’ punya info mhon bantuannya yach?!
    ke annijia_san@yahoo.com
    xiexie…. :-))

  13. ferry Says:

    Nama Saya ferry, Saya ingin sekali mendapatkan beasiswa study in china untuk belajar bahasa,Saya masih menempuh S1 Ekonomi…dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa dan syarat2 nya yang digunkan apa saja..thanks

  14. lina Says:

    nama saya lina.saya mau melanjutkan study ke cgina.rencananya saya mau ambil bhasa di sana.skarang saya smester 3 S1 ekonomi.kira-kira ambil di mana yach??n biaya nya berapa?klo ikut program beasiswa bgm??
    .thx

  15. sofi Says:

    Nama saya Sofi. Saya sekarang kuliah di sebuah politeknik negeri di bandung, saya mengambil jurusan teknik kimia. Setelah saya lulus, saya ingin melanjutkan pendidikan saya ke S1. Yang ingin saya tanyakan, apakah ada beasiswa untuk D3 yang ingin melanjutkan ke S1 di luar negeri? kalau ada, negara apa saja yang memberikan beasiswa tersebut?
    Selain itu, saya agak kesulitan untuk menacri universitas yang diluar negeri yang menyediakan program studi seperti yang saya tekuni(teknik kimia), mohon informasinya,
    Terimakasih.

  16. Fabyolla Says:

    Untuk mendapatkan accept letter dari Universitas di luar negeri bgm ya….????

  17. fikri Says:

    “Banyak jalan menuju roma” ungkapan itu sama halnya dengan mencari beasiswa, hanya setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda.
    Ternyata semua tips-tips diatas tidak akan mempunyai manfaat jikalau si subject tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk mendapatkan beasiswa….
    Thank You!!!!!!!!!!!!

  18. tina Says:

    saya ingin melanjutkan S2 ke UGM or IPB ada yang tau infonya untuk beasiswa tersebut ? saat ini saya PNS di Dinas Pertanian

  19. mbulandadari Says:

    kebnyakan beasiswa ke luar negeri TT
    cari beasiswa dalam negeri yang meringankan beban beaya kuliah susahnyaaa,,,, ada yang tau??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: