[Q&A] Kalau Tidak Bisa Menjawab Wawancara Dalam Bahasa Inggris?

Tanya (Upi): Saat wawancara beasiswa yang menggunakan bahasa Inggris, apa yang sebaiknya dilakukan jika tidak bisa menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris?

Jawab (Togap): Dear Upi, terima kasih buat emailnya (pertanyaan ini dikirim ke email saya). Tentu saja sebaiknya semua pertanyaan kamu jawab dalam bahasa Inggris. Apalagi kalau nantinya studi tersebut akan dilakukan dalam bahasa Inggris. Dengan menjawab setiap pertanyaan dalam bahasa Inggris, para pewawancara dapat mengukur (dan tentunya meyakini) kemampuan kamu dalam berbahasa Inggris. Apalagi dari awal sudah diwajibkan untuk mengirimkan nilai TOEFL atau IELTS kamu. Sekarang kan TOEFL (mungkin juga IELTS) ada bagian speaking test nya. Read the rest of this entry »

Mewawancara Kandidat Penerima Beasiswa

200428081-001.jpgBeberapa waktu lalu saya mendapat undangan untuk membantu proses wawancara beberapa kandidat untuk beasiswa tertentu. Jumlah kandidat yang akan diwawancarai tidak banyak, hanya tujuh orang. Mereka dipilih berdasarkan formulir aplikasi yang telah mereka kirim sebelumnya. Tentu saja, yang hadir untuk wawancara ini adalah orang-orang yang dianggap paling memiliki potensi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Dari ketujuh orang yang hadir, satu orang bekerja di sektor swasta. Satu orang bekerja sebagai volunteer di salah satu LSM. Sedangkan lima orang yang lain bekerja sebagai dosen. Apakah ini berarti bahwa dosen mempunyai kesempatan yang lebih tinggi untuk menerima beasiswa? Saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Saya yakin setiap kali ada kesempatan beasiswa yang dibuka, pemberi beasiswa akan menerima beberapa orang dari sektor swasta, pegawai negeri, LSM, maupun dosen. Saya tidak punya data jumlah surat lamaran yang masuk dari setiap kategori jadi saya tidak bisa menghitung persentase kemungkinan masuk per kategori. Read the rest of this entry »

Lakukan “Segala Cara” untuk Dapat Beasiswa

Ketika saya menulis “segala cara”, benar-benar saya maksudkan semua cara yang mungkin kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa. Yang halal tentunya. Saya tertarik menulis tentang hal ini karena pengalaman beberapa orang dan saya sendiri ketika sedang berjuang untuk mengejar beasiswa. Beasiswanya sebenarnya tidak lari kemana mana, hanya memang rada susah ngedapetinnya. Jadi dikejarlah dengan cara-cara yang tidak biasa. Read the rest of this entry »

Pengalaman Wawancara Beasiswa Chevening (Inggris)

Seperti janji saya sebelumnya, saya akan menampilkan pengalaman beberapa orang tentang wawancara beasiswa (lihat beberapa posting sebelumnya). Kali ini saya tampilkan pengalaman Erny Murniasih, seorang pemenang beasiswa Chevening, dalam menghadapi wawancara. Semoga menjadi masukan yang berguna buat yang sedang mengejar beasiswa ini.

Kebetulan saat ini saya dapat beasiswa Chevening dan sekarang sedang studi di Birmingham. Kebetulan sekali baru pertama kali apply chevening dan langsung lolos. Berdasarkan pengalaman saya waktu apply Chevening, pada waktu wawancara kita harus bisa ‘menjual’ diri. Kita harus bisa meyakinkan para pemberi beasiswa kalo kita memang benar2 berkompeten dan mereka akan rugi kalo ngga memilih kita. Intinya, saya mah sangat confident dan benar2 meyakinkan mereka untuk memilih saya.

Tips yang mungkin bisa diterapkan: Read the rest of this entry »

Pengalaman Wawancara Beasiswa ADS (Australia)

Pengalaman yang dituliskan di bawah diceritakan oleh Sony, salah seorang member milis beasiswa, dalam menghadapi wawancara beasiswa ADS.

Mengenai wawancara ADS, biasanya akan diwawancarai oleh 2 orang, 1 dari Australia dan 1 dari Indonesia. Wawancaranya nggak terlalu lama antara 10-20 menitan, tergantung kondisi saat wawancara. Isi wawancara yang pertama adalah verifikasi form yang sudah dikirim, kemudian yang paling penting akan ditanya mengenai motivasi dan kontribusi jika kamu dapat beasiswa dan lulus dari Uni di Ausi untuk Institusi dan Indonesia.

Lalu yang juga harus dipersiapkan adalah program studi yang kamu pilih. Saran saya mulai menetapkan pilihan dan browsing di internet untuk mengetahui isi dari program studi ini. Kalau bisa di print dan dibawa pada saat wawancara untuk meyakinkan pewawancara bahwa kamu serius. Karena juga yang akan dilihat oleh si pewawancara adalah keseriusan. Kamu harus meyakinkan pewawancara bahwa kamu siap dan akan bisa menyelesaikan program beasiswanya.

Pengalaman Wawancara Beasiswa Stuned (Belanda)

Wawancara beasiswa Stuned dapat dilakukan via telepon ataupun langsung bertatap muka. Kedua pengalaman yang berbeda ini diceritakan di bawah oleh Maria T. Ping dan Lia. Keduanya pemenang beasiswa Stuned tahun 2006 dan kebetulan sama-sama studi Groningen. Read the rest of this entry »

Pengalaman Wawancara Beasiswa Research Student Monbukagakusho (Jepang)

Wawancara sering kali menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan beasiswa. Tapi, karena pengalaman wawancara kita minim, hal tersebut bisa menjadi suatu hal yang cukup membuat deg-degan. Pantas saja banyak sekali pertanyaan diajukan oleh member milis beasiswa tentang wawancara.

Mulai dari posting ini hingga beberapa posting ke depan, saya akan mengutip berbagai pengalaman rekan-rekan di milis beasiswa dalam menghadapi wawancara. Dari berbagai pengalaman tersebut, moga-moga proses wawancara Anda menjadi lebih menyenangkan. Happy wawancara! Read the rest of this entry »