<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Scholarship and Career Tips &#187; pengalaman</title>
	<atom:link href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/category/pengalaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com</link>
	<description>About scholarship, career and work life..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Dec 2009 16:05:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='milisbeasiswa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d59965f55ab676d2d6028c2a25b345be?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Scholarship and Career Tips &#187; pengalaman</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/osd.xml" title="Scholarship and Career Tips" />
		<item>
		<title>Mewawancara Lagi..</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2009/12/15/mewawancara-lagi/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2009/12/15/mewawancara-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 13:28:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kiat]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya kembali dapat kesempatan untuk mewawancara beberapa kandidat penerima beasiswa. Berbeda dengan wawancara sebelumnya, kali ini program beasiswa yang diberikan sifatnya non-degree. Artinya penerima beasiswa itu tidak akan mendapatkan gelar apa-apa setelah selesai mengikuti kuliah di negara tujuan beasiswa.
Tentunya tidak etis kalau saya bicara secara detail tentang program beasiswa itu dan penilaian saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=85&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini saya kembali dapat kesempatan untuk mewawancara beberapa kandidat penerima beasiswa. Berbeda dengan <a href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/" target="_blank">wawancara sebelumnya</a>, kali ini program beasiswa yang diberikan sifatnya <em>non-degree</em>. Artinya penerima beasiswa itu tidak akan mendapatkan gelar apa-apa setelah selesai mengikuti kuliah di negara tujuan beasiswa.</p>
<p>Tentunya tidak etis kalau saya bicara secara detail tentang program beasiswa itu dan penilaian saya terhadap para kandidatnya. Tapi saya ingin membagikan observasi saya terhadap proses wawancara tadi. Moga-moga bisa memberikan masukan bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan beasiswa.</p>
<ol>
<li><strong>Senyum itu penting</strong>. Walaupun tegang, usahakan tersenyum. Bukan hanya Anda akan merasa lebih rileks, pewawancarapun juga merasa lebih <em>konek </em>dengan Anda. Ini tentunya bagus, karena suasana wawancara bisa lebih baik. Senyumnya tentunya jangan berlebihan, nggak perlu dipaksakan. Wajar-wajar saja. Pokoknya <em>keep smiling </em>dan <em>show your best</em>.</li>
<li><strong>Be confident</strong>. Ini membangun impresi yang baek buat Anda. Kalau ada percaya diri, pewawancarapun akan mempunyai kesan Anda orang yang matang dan bisa menangani masalah. Salah satu <em>concern</em> pewawancara beasiswa adalah apakah Anda bisa meng-<em>adjust </em>diri Anda dengan kehidupan yang berbeda di luar negeri. <em>Being</em><em> confident </em>memberikan kesan Anda akan dapat mengatasi masalah-masalah tersebut. Gimana caranya bisa <em>confident</em>? Satu hal yang penting: percayalah kalau Anda sudah diundang untuk wawancara, berarti yayasan pemberi beasiswa sudah melihat ada sesuatu dalam diri Anda yang mereka cari. Anda tinggal memberikan penjelasan yang lebih dalam tentang hal tersebut lewat proses wawancara.</li>
<li><strong>Be specific on your study objective</strong>. Kalau misalnya Anda pengen belajar <em>art </em>atau seni, Anda harus lebih spesifik lagi menunjukkan pada pewawancara <em>art </em>apa yang Anda pengen pelajari. Bahkan sebaiknya Anda bisa menunjukkan <em>subject</em> atau ilmu tertentu yang pengen Anda cari di negara tujuan Anda. Jangan waktu ditanya Anda megap-megap gak keruan karena Anda masih belum tau mau belajar apa. Ayo dong, tunjukin ke pewawancara itu kalau Anda memang sudah punya tujuan yang jelas buat belajar di sana.</li>
<li><strong>Planning planning planning!!!</strong> Banyak sudah website yang membahas tentang beasiswa. Demikian pula sudah banyak website yang membahas tentang wawancara. Website tentang pendidikan pun gak kalah banyaknya. Jadi seharusnya Anda gak bisa bilang Anda gak punya informasi tentang beasiswa, negara, ataupun program yang ingin Anda ikuti. Pokoke, persiapkan diri Anda sebaik mungkin dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya.  Buat saya pribadi, saya akan kasih nilai lebih buat kandidat yang terlihat lebih siap dibanding yang tidak.</li>
</ol>
<p>Begitu dulu buat hari ini deh. Anak saya udah mulai ngajak main dan sibuk gangguin saya.. hehe.. All the best untuk Anda pencari beasiswa!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=85&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2009/12/15/mewawancara-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Faktor Pendukung Keberhasilan Karir</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/20/faktor-pendukung-keberhasilan-karir/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/20/faktor-pendukung-keberhasilan-karir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 02:15:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/20/faktor-pendukung-keberhasilan-karir/</guid>
		<description><![CDATA[Posting saya bertajuk &#8220;Adakah Korelasi Tingkat Pendidikan dengan Keberhasilan Karir&#8221; menuai banyak kritikan. Saya pikir bagus juga kritikan-kritikannya. Jadi saya bisa belajar menulis dengan lebih baik lagi. Terima kasih buat rekan-rekan yang sudah menyempatkan diri menulis komentar-komentar tersebut.
Saya jadinya terpicu untuk mencari informasi lebih banyak tentang faktor yang mendukung keberhasilan karir. Tentu saja, faktor pendidikan memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=47&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Posting saya bertajuk &#8220;<a href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/07/06/adakah-korelasi-tingkat-pendidikan-dengan-keberhasilan-karir/">Adakah Korelasi Tingkat Pendidikan dengan Keberhasilan Karir</a>&#8221; menuai banyak kritikan. Saya pikir bagus juga kritikan-kritikannya. Jadi saya bisa belajar menulis dengan lebih baik lagi. Terima kasih buat rekan-rekan yang sudah menyempatkan diri menulis komentar-komentar tersebut.</p>
<p>Saya jadinya terpicu untuk mencari informasi lebih banyak tentang faktor yang mendukung keberhasilan karir. Tentu saja, faktor pendidikan memang penting. Saya tidak menyangkal itu. Faktor pendidikan sering kali menjadi faktor penentu seseorang diterima bekerja di salah satu perusahaan. Contohnya, iklan-iklan di koran masih menuliskan bahwa salah satu persyaratan seseorang untuk diterima bekerja di perusahaan X adalah minimum pendidikan S1 di jurusan Y. Jadi sebagai persyaratan minimum, pendidikan memang harus ada. (Pengalaman karir saya selama ini di bidang industri, jadi saya tidak bisa berkomentar tentang karir di bidang akademis yang tentunya sangat berbeda).</p>
<p>Nah, bagaimana setelah bekerja? Apakah latar belakang pendidikan di salah satu universitas top misalnya masih menjadi faktor penentu keberhasilan karir Anda? Benarkah bahwa pendidikan S2 misalnya menolong Anda untuk dipromosi?<span id="more-47"></span></p>
<p>Saya sendiri punya pengalaman promosi yang mungkin agak luar biasa karena terjadi dua kali dalam setahun. Saat itu saya belum kuliah S2. Jadi tentu saja saya bisa bilang itu tidak terjadi karena pendidikan S2 saya. Bahkan setelah S2, saya tidak pernah lagi punya pengalaman seperti itu.</p>
<p>Saya mengundang rekan-rekan yang punya pengalaman seperti saya atau pengalaman lainnya yang berhubungan dengan karir dan pendidikan untuk menuliskan komentarnya. Ditunggu dengan sabar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  !</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=47&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/20/faktor-pendukung-keberhasilan-karir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mewawancara Kandidat Penerima Beasiswa</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 06:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya mendapat undangan untuk membantu proses wawancara beberapa kandidat untuk beasiswa tertentu. Jumlah kandidat yang akan diwawancarai tidak banyak, hanya tujuh orang. Mereka dipilih berdasarkan formulir aplikasi yang telah mereka kirim sebelumnya. Tentu saja, yang hadir untuk wawancara ini adalah orang-orang yang dianggap paling memiliki potensi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.
Dari ketujuh orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=43&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a rel="attachment wp-att-44" href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/44/" title="200428081-001.jpg"><img vspace="2" align="left" width="279" src="http://milisbeasiswa.files.wordpress.com/2007/08/200428081-001.jpg?w=279&#038;h=255" hspace="7" alt="200428081-001.jpg" height="255" style="width:195px;height:185px;" /></a>Beberapa waktu lalu saya mendapat undangan untuk membantu proses wawancara beberapa kandidat untuk beasiswa tertentu. Jumlah kandidat yang akan diwawancarai tidak banyak, hanya tujuh orang. Mereka dipilih berdasarkan formulir aplikasi yang telah mereka kirim sebelumnya. Tentu saja, yang hadir untuk wawancara ini adalah orang-orang yang dianggap paling memiliki potensi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.</p>
<p>Dari ketujuh orang yang hadir, satu orang bekerja di sektor swasta. Satu orang bekerja sebagai <em>volunteer </em>di salah satu LSM. Sedangkan lima orang yang lain bekerja sebagai dosen. Apakah ini berarti bahwa dosen mempunyai kesempatan yang lebih tinggi untuk menerima beasiswa? Saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Saya yakin setiap kali ada kesempatan beasiswa yang dibuka, pemberi beasiswa akan menerima beberapa orang dari sektor swasta, pegawai negeri, LSM, maupun dosen. Saya tidak punya data jumlah surat lamaran yang masuk dari setiap kategori jadi saya tidak bisa menghitung persentase kemungkinan masuk per kategori. <span id="more-43"></span></p>
<p>Kembali ke masalah wawancara. Karena salah perhitungan, saya terlambat cukup lama ke tempat wawancara diadakan. Akibatnya, saya tidak sempat mewawancara dua orang kandidat yang pertama dan hanya bisa mewawancarai lima orang kandidat lainnya.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan yang muncul tidak berbeda dengan pertanyaan di berbagai wawancara beasiswa yang pernah ditampilkan di blog ini. Secara umum, pertanyaan tersebut berhubungan dengan:</p>
<ul>
<li>Latar belakang peserta (pendidikan sebelumnya, pengalaman kerja, kegiatan waktu studi, dan berbagai aktivitas ekstra kurikuler).</li>
<li>Studi yang ingin diambil dan apa yang ingin dicapai.</li>
<li>Kenapa memilih negara tertentu untuk melakukan studi tersebut.</li>
<li>Kegiatan yang dilakukan yang berhubungan dengan pengembangan komunitas.</li>
<li>Pengalaman beradaptasi dengan lingkungan yang baru.</li>
</ul>
<p>Mudah ditebak, pertanyaan &#8211; pertanyaan ini tujuannya untuk melihat motivasi dari peserta, dampak positif dari studi yang akan dilakukannya, kepedulian sosial kandidat, serta kemampuan peserta untuk hidup dalam lingkungan yang baru. Hal yang terakhir ini penting mengingat kuliah di negara lain, dalam lingkungan budaya dan bahasa yang asing, bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menyelesaikan pendidikannya. Saya kenal seseorang yang, sayangnya, setelah mendapatkan beasiswa, tidak berhasil menyelesaikan studinya. Dan salah satu alasannya adalah ketidakmampuannya untuk beradapatasi. Jadi tentu saja hal tersebut penting.</p>
<p>Wawancara dilakukan oleh lima orang dengan komposisi dua orang Indonesia dan tiga orang dari negara pemberi beasiswa. Saya pikir hasil wawancara cukup objektif, karena para pewawancara memberikan hasil yang hampir sama. Penilaian pewawancara yang satu tidak begitu berbeda dengan yang lainnya.</p>
<p>Wawancara berlangsung sekitar setengah jam untuk semua peserta. Jadi waktunya cukup singkat, sehingga semua orang yang diwawancara diminta untuk memberikan jawaban yang singkat tapi padat untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Ini saya kira bisa memberikan satu tekanan mental tersendiri buat peserta yang tidak siap. Tapi untuk peserta yang lebih siap, semua pertanyaan ini sebenarnya tidaklah susah untuk dijawab.</p>
<p>Di akhir proses wawancara, kami sempat berdiskusi tentang wawancara yang baru dilakukan. Semuanya setuju bahwa penting sekali seorang kandidat beasiswa untuk benar-benar mengetahui apa yang ingin dikerjakannya dalam studi nanti. Jadi para peserta bukan hanya diharapkan tahu universitas mana yang cocok untuk studi yang ingin dilakukannya, tapi juga mata kuliah apa yang diharapkan dapat memberinya pengetahuan yang diperlukannya. Hal ini dianggap <em>critical</em> oleh para pewawancara karena ini membantu pewawancara untuk dapat melihat dampak dari studi yang diharapkan bagi komunitas di sekitar penerima beasiswa tersebut.</p>
<p>Selain itu, tentu saja bukti keterlibatan si kandidat dalam berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung mempunyai nilai yang tinggi. Bahkan, apabila komitmen yang diberikan si kandidat dalam hal yang berhubungan langsung dengan masyarakat itu sangat tinggi, ini bisa menjadi poin tambahan yang cukup baik.</p>
<p>Kemampuan komunikasi juga tentunya penting. Berikan jawaban langsung, jangan berbelit belit. Karena begitu Anda memberikan jawaban yang <em>muter-muter</em>, para pewawancara bisa menilai Anda tidak mengerti pertanyaan yang diberikan atau Anda tidak punya jawaban untuk pertanyaan tersebut. Jadi persiapkan diri Anda dengan baik.</p>
<p>Terakhir, biasakan pada waktu masuk ke ruangan wawancara, yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah berjabat tangan dengan semua pewawancara. Salah seorang kandidat, mungkin karena <em>nervous</em>, pada waktu masuk malah sibuk sendiri dengan dokumen-dokumennya. Padahal salah seorang pewawancara <em>bule </em>sudah menyodorkan tangannya. Malah bisa menambah nervous kalau yang begini terjadi.</p>
<p>Oh ya, satu hal yang penting diingat. Semua pewawancara yang hadir saat itu <u>ingin Anda sukses</u>. Sekali lagi saya bilang: mereka semua ingin Anda berhasil mendapatkan beasiswa tersebut. Karena itu, wawancara itu dilakukan dengan tujuan untuk menggali sedalam mungkin poin-poin yang telah disebutkan di atas. Para pewawancara tidak ingin membuat Anda <em>nervous</em> sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka atau salah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Justru sebaliknya, keberhasilan Andalah yang mereka inginkan. Pertanyaan &#8211; pertanyaan yang diajukan hanya untuk melihat kecocokan Anda untuk beasiswa tersebut dan bukan untuk menjatuhkan. Ingatlah ini selalu kalau suatu waktu Anda memasuki ruangan wawancara beasiswa.</p>
<p>OK, mungkin begitu dulu yang saya bisa bagikan dari pengalaman saya memberikan wawancara.<br />
Seperti biasa, saya ingin mendapatkan komentar dari rekan-rekan semua. Silahkan tuliskan di kolom yang tersedia di bawah.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=43&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/08/18/mewawancara-kandidat-penerima-beasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://milisbeasiswa.files.wordpress.com/2007/08/200428081-001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">200428081-001.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Recommendation Letter</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/recommendation-letter/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/recommendation-letter/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jun 2007 15:27:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[recommendation letter]]></category>
		<category><![CDATA[tanya jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/recommendation-letter/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan: Berikut adalah sharing seorang anggota milis beasiswa tentang recommendation letter. Pengalaman saya sendiri menuliskan recommendation letter untuk seorang teman kerja juga pernah saya posting di blog ini. Klik di sini untuk membacanya.
afifif@ indosat.net.id:
Recommendation letter atau juga disebut referrence adalah surat yang menerangkan mengenai kondisi anda. Surat tersebut adalah bukti formal mengenai kemampuan anda baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=37&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Catatan:</strong> Berikut adalah sharing seorang anggota <a target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/message/22331">milis beasiswa</a> tentang <em>recommendation letter</em>. Pengalaman saya sendiri menuliskan <em>recommendation letter</em> untuk seorang teman kerja juga pernah saya posting di blog ini. <a href="http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/05/23/tips-menuliskan-surat-rekomendasi-untuk-aplikasi-beasiswa/">Klik di sini</a> untuk membacanya.</p>
<blockquote><p><strong>afifif@ indosat.net.id:</strong></p>
<p><em>Recommendation letter </em>atau juga disebut <em>referrence </em>adalah surat yang menerangkan mengenai kondisi anda. Surat tersebut adalah bukti formal mengenai kemampuan anda baik dibidang akademik dan kompetensi anda untuk bidang tertentu. Dalam kasus anda yang akan melanjutkan pendidikan, surat tersebut adalah bukti formal atau bukti tertulis mengenai kondisi kemampuan akademik dan intelegensi anda untuk melanjutkan pendidikan di tempat lain. <span id="more-37"></span>Mengingat bahwa pihak universitas yang anda tuju ingin mengetahui apakah saudara cukup mampu untuk melanjutkan pendidikan di universitas tersebut, ada hal-hal yang bersifat non akademis yang akan menjadi pertimbangan mereka untuk menerima anda sebagai student dan biasanya hal-hal tersebut ditemukan dalam <em>recommendation letter</em>.</p>
<p>Dalam <em>recommendation letter</em> yang pernah saya dapat, pihak pemberi rekomendasi akan memberikan penilaian atas prestasi kita yang tidak ter-<em>cover</em> oleh nilai dalam <em>transcript</em>. Sebagai contoh anda punya pengalaman dalam menangani proyek tertentu dan berhasil atau juga kemampuan bahasa anda, atau kekuatan <em>personality </em>anda. Hal-hal tersebut tidak ada dalam nilai di ijazah atau transkrip, akan dituangkan dalam surat rekomendasi.</p>
<p>jadi pendapat saya, apa pun bidang yang anda tuju baik <em>sciences or non sciences</em>, mereka akan meminta surat tersebut.</p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=37&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/recommendation-letter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Kuliah Sabtu Minggu</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/tentang-kuliah-sabtu-minggu/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/tentang-kuliah-sabtu-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jun 2007 15:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/tentang-kuliah-sabtu-minggu/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan: Berbagai informasi yang disebarkan lewat email tentang kuliah Sabtu Minggu banyak beredar beberapa waktu yang lalu. Baru-baru ini ada informasi kalau perkuliahan Sabtu Minggu itu dianggap tidak sah oleh pemerintah. Berikut email dari salah satu pesertanya yang dikirim ke milis yang saya kelola. Mungkin ada rekan-rekan yang bisa memberikan saran.
 Umami Azhary (Zahra):
Saya bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=36&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Catatan:</strong> Berbagai informasi yang disebarkan lewat email tentang kuliah Sabtu Minggu banyak beredar beberapa waktu yang lalu. Baru-baru ini ada informasi kalau perkuliahan Sabtu Minggu itu dianggap tidak sah oleh pemerintah. Berikut email dari salah satu pesertanya yang dikirim ke milis yang saya kelola. Mungkin ada rekan-rekan yang bisa memberikan saran.</p>
<blockquote><p> <strong>Umami Azhary (Zahra):</strong></p>
<p>Saya bukan member milis Beasiswa tapi &#8230; hati dan pikiran saya tegelitik untuk menulis tentang biaya pendidikan dan sistim pendidikan di Indonesia makin TIDAK KARUAN DAN TIDAK MASUK AKAL.</p>
<p>Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pendidikan di Indonesia sangatlah susah terjangkau oleh banyak kalangan, tidak terkecuali saya. Keinginan memperoleh pendidikan tinggi dan layak seperti mencari Berlian kecil di tengan padang pasir, begitu sulit dan seperti tidak mungkin tercapai oleh saya.</p>
<p><span id="more-36"></span>Akhirnya setelah lulus SMU saya memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan sejumlah uang buat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Saat ini banyak perguruan tinggi yang membuka kelas untuk karyawan atau lebih sering disebut program <em>extention</em> atau kelas <em>executive</em> atau kelas karyawan.</p>
<p>Tapi program itu lebih sering dilakukan malam hari, sedangkan saya sering lembur dan kalau pulang terlalu malam saya juga takut. Akhirnya saya mendapatkan sebuah EMAIL promosi dari sebuah perguruan tinggi swasta di daerah Jakarta Barat yang membuka program kuliah yang dilaksanakan di hari sabtu dan minggu. (Ini bukan Promosi sebuah program pendidikan di salah satu perguruan tinggi).</p>
<p>Sayapun dengan semangat 45 mendaftarkan diri dan akhirnya saya tercatat sebagai mahasiswa program tersebut, dan saat ini saya sudah semester 6.</p>
<p>Sistem Pendidikan yang di jalankan pada perguruan tinggi tersebut sangatlah ketat, ABSEN saja kalau lebih dari 3X sudah mendapatkan nilai E di tangan, tugas bejibun, UTS maupun UAS pun penilaiannya sangat objektif.</p>
<p>Tapi akhir-akhir ini program pendidikan tersebut menjadi pembicaraan banyak kalangan khususnya di bidang Pendidikan, Apalagi di jajaran DIKTI. Menurut informasi yang saya terima, PEMERINTAH melalui DIKTI tidak mengakui program kuliah yang di lakukan di hari sabtu dan minggu yang mereka sebut program kuliah <em>weekend</em>.</p>
<p>ang jadi pertanyaan saya kenapa yah sulit sekali untuk memperoleh pendidikan tinggi di Indonesia ini?? Apa siy yang jadi masalah jika ada perguruan Tinggi yang membuka kelas di hari sabtu dan minggu?? Padahal hari sabtu dan minggu tersebut sangatkah efektif untuk menempuh pendidikan bagi pekerja yang bekerja dari hari senin-jumat.</p>
<p>Terus terang kalau kuliah malam hari saya tidak bisa konsentrasi karena sudah capek bekerja, belum lagi kalau ada masalah di kantor, trus ngantuk. Tapi kalau sabtu dan minggu pastinya saya sudah cukup tidur dan berangkat pagi hari untuk kuliah bisa lebih <em>fresh </em>dan materi yang di sampaikan oleh dosen bisa terserap dengan baik.</p>
<p>Saat ini DIKTI mempertanyakan efektifitas dari program tersebut, dan saya sungguh tidak mengerti kenapa hal ini jadi permasalahan?? Bukankah saya dan teman-teman berhak memilih cara dan waktu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan ada perguruan tinggi yang memfasilitasi saya.</p>
<p>Sungguh IRONI &#8230;.di satu sisi banyak di gembar gemborkan program pendidikan di berbagai bidang dan jenjang, eh disisi lain dilarang-larang untuk menempuh pendidikan.</p>
<p>Wahai Jajaran DIKTI dan PEMERINTAH yang sedang berkuasa&#8230; Cobalah melek mata, Fikiran, dan Hati Nurani, Jika ada anak bangsa yang ingin pintar, pandai dan ingin maju apakah harus di tutup pintu untuk menuju kesana????</p>
<p>Apakah PARA PETINGGI BANGSA dan WAKIL RAKYAT bisa lebih PEKA terhadap anak-anak negri ini yang menginginkan pendidikan lebih tinggi??</p>
<p>Ada yang bisa bantu untuk memecahkan persoalan ini???</p>
<p>Entahlah&#8230;</p>
<p>Wassalam<br />
Z@hra</p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=36&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/30/tentang-kuliah-sabtu-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lakukan &#8220;Segala Cara&#8221; untuk Dapat Beasiswa</title>
		<link>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/26/lakukan-segala-cara-untuk-dapat-beasiswa/</link>
		<comments>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/26/lakukan-segala-cara-untuk-dapat-beasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 16:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Togap Siagian</dc:creator>
				<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kiat]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/26/lakukan-segala-cara-untuk-dapat-beasiswa/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya menulis &#8220;segala cara&#8221;, benar-benar saya maksudkan semua cara yang mungkin kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa. Yang halal tentunya. Saya tertarik menulis tentang hal ini karena pengalaman beberapa orang dan saya sendiri ketika sedang berjuang untuk mengejar beasiswa. Beasiswanya sebenarnya tidak lari kemana mana, hanya memang rada susah ngedapetinnya. Jadi dikejarlah dengan cara-cara yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=34&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika saya menulis &#8220;segala cara&#8221;, benar-benar saya maksudkan semua cara yang mungkin kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa. Yang halal tentunya. Saya tertarik menulis tentang hal ini karena pengalaman beberapa orang dan saya sendiri ketika sedang berjuang untuk mengejar beasiswa. Beasiswanya sebenarnya tidak lari kemana mana, hanya memang rada susah ngedapetinnya. Jadi dikejarlah dengan cara-cara yang tidak biasa.<span id="more-34"></span></p>
<p><strong>Segala Cara #1: Pindah Kerja ke LSM</strong></p>
<p>Ekstrim juga memang. Tapi kisah <em>member</em> milis beasiswa ini cukup menarik buat disimak. Nita, sebut saja begitu namanya, sudah keempat kalinya mencoba mendapatkan beasiswa. Rasanya tidak ada yang kurang. Esai sudah dikerjakan dengan baik. IPK lumayan OK. Karirnya pun nggak jelek sebagai akuntan di sebuah <em>multinational company </em>yang cukup terkenal. Ini semuakan<em> something </em>yang bisa menolong memuluskan aplikasi beasiswa? Kok nggak dapat-dapat ya?</p>
<p>Tanya sana tanya sini, akhirnya Nita sampai pada satu kesimpulan: tempat kerjanyalah yang menjadi masalah. Dari hitung-hitungan Nita, dia melihat bahwa peluang menjadi beasiswa-wati bisa lebih besar kalau Nita bekerja di LSM. (Saya sih nggak setuju).</p>
<p>Jadi pindahlah Nita meninggalkan pekerjaan bagusnya di MNC untuk bekerja di LSM. Dia tetap bekerja sebagai akuntan. Tapi intinya, Nita bekerja di LSM buat mendapatkan beasiswa yang dia inginkan.</p>
<p>Dan jadilah. Nita mendapatkan beasiswa tersebut tahun ini. Sukses buat &#8220;Nita&#8221; dan <em>thanks </em>buat <em>sharing</em>-nya lewat <em>yahoo messenger </em>ke saya. (Kalau pengen kenalan dan memberi sumbangan, nick YM saya: togap_siagian).</p>
<p><strong>Segala Cara #2: Pindah ke Daerah yang Terkena Bencana<br />
</strong></p>
<p>Seorang teman yang saya kenal sewaktu bekerja di perusahaan tambang &#8220;kecil&#8221; yang terkenal di dunia pindah kerja ke Aceh untuk mendapatkan beasiswa. Terus terang saya kurang tahu hasilnya karena setelah kepindahannya kami tidak pernah berhubungan lagi.</p>
<p>Catatan: Saya rasa peluang mendapatkan beasiswa menjadi lebih besar kalau Anda menjadi relawan di daerah itu. Tapi jangan salahkan saya kalau Anda tetap tidak dapat beasiswa setelah pindah ke daerah bencana. Mungkin Anda perlu membaca buku tulisan saya dan Ibu Pangesti Wiedarti berjudul &#8220;<a href="http://www.milisbeasiswa.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=116&amp;Itemid=8" title="Beli buku " target="_blank">Kiat Memenangkan Beasiswa</a>&#8220;. (Benar, ini memang promosi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .. )</p>
<p><em>For you my friend, all the best!</em></p>
<p><strong>Segala Cara #3: Tinggal di Indonesia Timur</strong></p>
<p>Kalau ini adalah pengalaman saya pribadi. Saat mendapatkan beasiswa Fulbright di tahun 2000, status saya adalah karyawan di salah satu perusahaan di Indonesia Timur. Tentu saja saya memanfaatkan kondisi saya sebagai &#8220;tinggal di Indonesia Timur&#8221;. Secara <em>de facto</em> dan <em>de jure</em>, memang begitulah kondisi saya saat itu. <em>De facto </em>saya hanya tinggal di pulau Jawa selama sekitar 40 hari dari 365 hari dalam setahun. Secara <em>de jure</em>, KTP dan alamat yang saya gunakan adalah dari Indonesia bagian timur. Walau ada resiko terlambat, saya bahkan menggunakan alamat di Indonesia Timur untuk keperluan surat menyurat. Persaingan yang saya hadapi pun jadinya adalah di kategori Indonesia Timur. Salah atau tidak? <em>I don&#8217;t know</em>. Yang pasti, ada beberapa orang yang saya kenal sukses menggaet beasiswa dengan cara ini.</p>
<p>Buat Anda yang saat ini tinggal di Indonesia bagian timur, pergunakanlah kondisi ini dengan semaksimal mungkin. Tinggal di Indonesia bagian timur memang punya tantangan tersendiri. Tapi akan terasa indahnya saat beasiswa Anda raih.</p>
<p><strong>Segala Cara #4: Berinovasi Saat Wawancara</strong></p>
<p>Seorang teman yang sudah lulus S2 di Indonesia ingin mendapatkan beasiswa ADS. Tentu saja, beasiswa yang diincarnya adalah beasiswa untuk kuliah S2 lagi. Anda tidak salah baca: <u>beasiswa S2 lagi</u>. (Banyak yang bilang ini tidak mungkin, tapi kenyataannya terjadi. <em>That&#8217;s why </em>saya suka bilang: coba aja, siapa tahu berhasil).</p>
<p>Nah, yang menarik adalah saat teman saya ini, sebut saja Andi, diwawancara. Terus terang saja, saat wawancara biasanya saya tidak membawa bahan apa-apa. Saya muncul dengan diri saya sendiri tanpa &#8220;merasa&#8221; perlu membawa sesuatu yang bisa menguatkan argumentasi saya. Tapi Andi berbeda. Dia kreatif sekali.</p>
<p>Saat Andi ditanya alasannya memilih jurusan yang akan dijalaninya, untuk menguatkan maksudnya, dia menunjukkan foto yang sudah disiapkannya. Tentu saja, pertanyaan seperti itu sudah diantisipasi. Tapi biasanya, orang hanya menjawab tanpa menggunakan alat lain. Sedangkan teman saya ini telah menyiapkan foto tersebut buat jadi alat untuk membantunya. Fotonya sederhana saja. Cuma menunjukkan dia dan beberapa orang lain berpose bersama seorang menteri dalam seminar yang berhubungan dengan jurusan yang diincarnya.</p>
<p>Teman saya berhasil. Saya yakin itu bukan karena foto yang ditunjukkannya. Tapi tentu saja foto tersebut dan kesiapannya memberikan kesan yang baik bagi para pewawancara.</p>
<p>Saya jadi ingat ketika suatu waktu saya mewawancarai seorang kandidat untuk satu posisi di kantor saya. Kandidat ini datang membawa sebuah map plastik yang berisi berbagai dokumen. Pertanyaan-pertanyaan saya kelihatannya sudah diantisipasi dengan baik dan dia mendukung jawaban-jawabannya dengan berbagai dokumen yang disiapkannya. Wah, kagum juga saya dengan usaha dan persiapannya. <em>Needless to say, that guy got the job</em>.</p>
<p>Apakah bisa Anda aplikasikan? Seperti iklan di tivi: <em>maybe yes, maybe no</em>.</p>
<p><strong>Segala Cara #5: Berbuat Baik pada Semua Orang</strong></p>
<p>Di sini saya kutip satu cerita yang cukup berharga tentang bagaimana seseorang memperbesar kemungkinan dirinya mendapatkan beasiswa tanpa disengaja. Cerita ini berhubungan dengan beasiswa, jadi saya rasa cukup relevan buat saya tampilkan di sini. Sengaja saya kopi dalam bahasa aslinya.</p>
<blockquote><p>The sweet lesson learned by a former student of mine, Canadian Rhodes Scholar Charles Galunic, is a case in point. Charlie is now a management professor at INSEAD business school in France and is one of the most thoughtful people I&#8217;ve ever met. Charlie told me a lovely story about something that happened at a cold and crowded train station in Kingston, Ontario, when he was traveling to Toronto for his Rhodes Scholarship interviews. He was sitting and waiting for the train when he noticed an older couple who were standing and waiting. Charlie being Charlie, he immediately offered the two his seat, which they were happy to take. The next day, Charlie met the couple at a reception in Toronto for the scholarship finalists, and it turned out that the husband was a member of the selection committee. Charlie isn&#8217;t sure if this small decency helped him win the prestigious scholarship- but I like to think that it did.</p></blockquote>
<p>Dikutip dari <a href="http://www.hachettebookgroupusa.com/books/92/0446526568/chapter_excerpt24203.html" target="_blank">link ini</a>.</p>
<p>Buat saya, mendapatkan beasiswa adalah suatu perjuangan. Artinya ada pengorbanan yang harus dilakukan. Pengorbanan dalam hal waktu, uang, tenaga, harga diri, dan lain-lain. Tapi semuanya akan terasa indah buat dikenang saat apa yang kita perjuangkan berhasil. <em>Keep the spirit alive</em>!</p>
<p><em>Seperti biasa, saya mengundang rekan-rekan yang punya pengalaman menarik tentang mendapatkan beasiswa dengan cara yang tidak biasa untuk menuliskannya di bagian komentar di bawah. Pengalaman Anda pasti akan menjadi masukan berharga buat pembaca blog ini. </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milisbeasiswa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milisbeasiswa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milisbeasiswa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milisbeasiswa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milisbeasiswa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milisbeasiswa.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milisbeasiswa.wordpress.com&blog=529897&post=34&subd=milisbeasiswa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milisbeasiswa.wordpress.com/2007/06/26/lakukan-segala-cara-untuk-dapat-beasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc361cbfbb92a8c1aa227e7172fd1d55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Togap Siagian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>