Tips Menuliskan Surat Rekomendasi untuk Aplikasi Beasiswa

Baru-baru ini seorang teman datang menemui saya. Dia minta dibuatkan surat rekomendasi. Rupanya dia mau melamar salah satu program beasiswa yang cukup kompetitif. Dan tentunya, salah satu persyaratan yang disebutkan adalah surat rekomendasi dari tempat kuliah sebelumnya dan dari tempat kerja sekarang.

Dengan senang hati saya bersedia membantunya. Tapi berhubung saya rada sibuk, jadi saya minta dia membuatkan draftnya untuk saya. Nantinya saya yang tanda tangan. Lho, kok begitu? Kan surat rekomendasinya harusnya ditulis oleh pemberi rekomendasi? Kalau yang nulis yang melamar beasiswa, wah dia bisa nulis semaunya dong?

Ya, ada benarnya prinsip seperti itu. Tapi yang saya minta adalah supaya dia membuat surat rekomendasi yang isinya saya tentukan. Saya males dong mengetik begituan. Dan terus terang, untuk meminta sekretaris saya melakukannya kurang wajar juga. Ini kan tidak berurusan dengan masalah kerjaan.

Jadi saya bilang ke teman saya tersebut, “OK, kamu tulis saja begini begitu. Nanti hasilnya saya edit, dan kemudian saya tanda tangan”. Mantap! Dia heppi, dan saya juga tidak repot :).

Nah, apa saja isi dari surat rekomendasi tersebut? Karena yang diminta adalah surat rekomendasi dalam kapasitas saya sebagai rekan atau atasan di tempat kerja, tentu saja isinya berkaitan dengan penilaian saya atas kinerjanya di tempat kerja. Saya tahu teman saya itu orangnya pinter banget. IPK nya di atas 3,5! Tapi saya tidak bisa dan tidak akan menuliskan tentang itu di surat rekomendasi saya.

Untuk surat rekomendasinya, saya minta teman saya menuliskan dengan urutan berikut:

Bagian pertama, isinya perkenalan. Di sini saya menerangkan siapa saya dan bagaimana hubungan pekerjaan saya dengan rekan kerja saya itu. Apakah saya atasannya atau rekan satu level atau bagaimana? Saya pernah melihat surat rekomendasi untuk teman saya yang lain yang dibuat oleh konsultan yang pernah bekerja dengan teman saya itu. Ternyata surat tersebut diterima juga dan teman saya sukses mendapatkan beasiswa ADS untuk kuliah di Melbourne, Australia.

Bagian berikutnya saya minta dia menceritakan pekerjaan yang pernah atau sedang saya lakukan yang berkaitan dengan pekerjaan teman saya itu. Di situ juga saya ceritakan hasil dari pekerjaan tersebut, kontribusi dari teman kerja saya, dan pandangan saya tentang cara kerja teman saya tersebut. Tentu saja, karena saya diminta membuatkan surat rekomendasi, sedapat-dapatnya saya menceritakan hal-hal yang positif dong. Masa surat rekomendasi saya malah menjatuhkan. Wah, payah dong kalau begitu.

Bagian terakhir berisi penegasan dari saya kalau teman saya itu layak untuk mendapatkan beasiswa yang dilamarnya. Ini saya hubungkan dengan penilaian yang saya sudah tulis di bagian sebelumnya. Kira-kira bagian terakhir ini semacam kesimpulan dari tulisan saya. Dan isinya bertujuan untuk meyakinkan pembacanya kalau teman kerja saya itu akan berhasil dan memberi lebih banyak hasil dengan beasiswa yang akan diterimanya.

Cara penulisan di atas tentunya kalau surat rekomendasi yang diminta tidak mempunyai format tertentu. Tapi jika surat rekomendasi tersebut formatnya sudah ditentukan, tentu akan lebih mudah lagi. Kita tinggal mengikuti pertanyaan-pertanyaan dan format yang ada.

22 Responses to “Tips Menuliskan Surat Rekomendasi untuk Aplikasi Beasiswa”

  1. Pentingnya Mindset Dalam Mengejar Beasiswa « Togap Siagian Says:

    [...] nilai tambah dalam mendapatkan beasiswa. Misalnya, karir yang bagus seperti ditunjukkan dalam surat rekomendasi dari atasan. Keberhasilan lain dalam masyarakat juga bisa ditonjolkan dan menjadi faktor penentu dalam [...]

  2. donny rico Says:

    bang togap,
    surat rekomendasi ini haruslah yang terbaru? saya punya surat rekomendasi dari dosen dekat saya. apakah ini bisa berlaku atau harus direvisi? kalau konten dari surat rekomendasi itu tidak ada kaitannya dengan beasiswa, apakah tetap bisa diajukan? thank you atas perhatiannya.
    salam, donny rico

  3. Yenny Says:

    Dear Bang Togap,
    Kalo waktu kuliah dulu, dosen2 ga begitu dekat dengan saya gimana? Jadi bagaimana saya bisa mendapatkan surat rekomendasinya? Apakah setiap atasan bisa memberikan surat rekomendasi yg baik (dlm hal bentuk dan struktur kata)?

    Cheers
    Yenny

  4. Togap Siagian Recommendation Letter « Says:

    [...] menuliskan recommendation letter untuk seorang teman kerja juga pernah saya posting di blog ini. Klik di sini untuk membacanya. afifif@ [...]

  5. Togap Siagian [Q&A] Surat Rekomendasi Dari Dosen dan Atasan « Says:

    [...] Dari Dosen dan Atasan June 30th, 2007 — milisbeasiswa Di posting saya tentang menuliskan surat rekomendasi, Yenni memberikan pertanyaan berikut: Dear Bang Togap, Kalo waktu kuliah dulu, dosen2 ga begitu [...]

  6. wita Says:

    Abang yang baik,
    bole tanya ya, klo seandainya ndak punya atasan (karena bekerja di LSM sendiri gitu misalnya) bagaimana?

  7. myra Says:

    Dear Bang Togap, dosen saya meminta saya untuk membuatkan surat rekomendasi untuk ia tanda tangani. Saya bingung, apa aja yang harus saya tulis ? Saya lulusan S1, dengan IPK 3.49 pada tahun 2004 dan sekarang bekerja sebagai PNS. terima kasih

  8. ida Says:

    pak togap, saya mintatolong untuk dikirimkan beberpa contoh surat rekomendasi untuk aplikasi beasisiwa yang ada dibuku yang pak togap pernah terbitkan.

    mohon dengan sangat dapat diberikan karena saya sangat membutuhkannya….

    Terima Kasih .

  9. Nenny Says:

    Setuju dengan tips dari Bang Togap, mungkin ada yang bisa saya tambahkan bahwa pemburu beasiswa harus BERANI dan CONFIDENCE dalam mencari surat rekomendasi. Jangan pernah merasa MALU untuk meminta rekomendasi dari orang-orang ternama yang memang mempunyai power. Hal itu dapat menjadi value added dari sebuah surat rekomendasi.

  10. ivone Says:

    selamat siang Bang tongap,
    bang tongap saya pingin mendapatkan beasiswa dan rekomendasi kuliah ke amerika atau australia?dulu saya sblm lulus sma saya cita2 saya pingin kuliah diluar negri,Tapi setelah lulus sma saya ga boleh kuliah diluar negri karana orang tua saya ga ada dana dan akhirnya saya kuliah di salaha satu universitas swasta di yogykarta dan saya salah ambil jurusan.Bang bagaimana cara saya bisa mendapatkan beasiswa dan mendapatkan kerja part time?sebelumnya terima kasih :)

  11. Mei_gi Says:

    Selamat siang Bang….
    Bang Togap,saya ingin mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah S1 di NUS ( singapore ), salah satu persyaratannya adalah surat rekomendasi dari sekolah asal. tapi pihak sekolah menyuruh saya yang membuat surat itu. Saya jadi bingung untuk membuatnya…
    Bolehkah saya minta tolong bang togap untuk mengirimkan contoh surat rekomendasi beasiswa??
    Terima kasih…

  12. fatma Says:

    Trima kasih atas info yang bermanfaat ini,,saya lagi mau apply beasiswa neh, dan meminta atasan saya untuk memberikan rekomendasi…

  13. widhi Says:

    pak bisa dikirim contohnya tidak??
    ini alamat email saya widhi_sp@yahoo.com

  14. leon Says:

    Contohnya tidak ditampilkan?

  15. krisna Says:

    saya dan 15 teman sya sedasng emngikuti program beasiswa.
    kami membutuhkan rec letter dan sya membuat rec letter itu kepada 1 orang dosen untuk 15 anak tadi dengan isi yg sama apa boleh?

  16. Albert Says:

    Dari dulu Saya ingin sekali mendapat kesempatan kuliah di luar negeri.
    Saya sekarang lulusan SMA, saya ingin meneruskan S1 di luar negeri. Boleh tolong bantu kasih contoh pembuatan reccomend later nya?
    serta tips2 lainnya.
    Terima kasih sebelumnya

  17. Linawaty Says:

    Pak Togap,
    boleh minta tolong dikirimkan contoh surat rekomendasi yang pernah pak Togap buat? sebagai masukan untuk atasan saya yang akan membantu membuat surat rekomendasi…
    Terimakasih sebelumnya

    Rgds,
    Lyap

  18. Perdi Says:

    Boleh kah LSM membuat surat rekomendasi ke jaksa agar jaksa serius dalam menindak lanjuti laporan?

  19. rochimawati Says:

    Saya akan mengajukan untuk mengikuti beasiswa jurnalistik yang diadakan oleg SEAPA selama satu bulan . Saya butuh surat rekomendasi dari dua atasan saya…mohon petunjuk…

  20. Aish Says:

    Nice…..

  21. tifani Says:

    kalau meminta rekomendasi dari atasan juga bisa ya?kebetulan atasan saya juga S2 dari Aussie dan saya mau apply ADS Scholarship, lalu untuk dosen kampus saya kan ngga begitu aktif dikampus soalnya kuliahnya sambil kerja, apakah bisa meminta KAJUR saya (Prof) untuk membuatkan saya surat rekomendasi??semisal ada rekan saya S2/S3 tapi bukan dosen dikampus saya dan mereka mau membuatkan surat rekomendasi apakah bisa?

  22. Armand Says:

    Remarkable issues here. I’m very happy to look your article. Thank you a lot and I’m looking
    forward to contact you. Will you please drop me a e-mail?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers

%d bloggers like this: